Hanya Sebuah Catatan Kecil

dariku yang bukan siapa-siapa

The Last Episode of Sitkom OB…

OB yg awal2

OB yg awal2

Assalamu’alaikum…

Aku baru selese nonton sitkom yg punya rating paling tingi di Indo. Sitkom OB. Yah, hari ini tontonan yg berdurasi 30 menit itu udah masuk episode yg terakhir. Artinya udah tamat. Wah… Sedih deh… Padahal aku suka banget nonton itu sitkom. Buat hiburan dikala pusing dengan tugas2 skul yg seabrek2.

Buad aku sitkom OB yg bersetting di sebuah stasiun TV bernama OKTV itu termasuk tontonan yg bermutu. Bagus. Apalagi ditengah maraknya sinetron2 cinta yg murahan, yg hampir semua ceritanya sama persis. Cuma beda tokoh, beda setting. Sitkom Ob hadir memberikan nuansa baru yg segar (ceilah bahasanya…^_^’). Dengan humor yg mengalir, atraktif, two thumbs up de pokoknya!

Emang sih secara tokoh emang agak janggal. Misalnya aja kayak tokoh Pak Taka (Marlon Renaldy) yg waduh… galak abis pokoknya. Dikit2 suruh push up, scoth jump, dan yg unik, lompat kelinci. Kayaknya engga ada deh atasan yg kayak gitu (atau bener2 ada yg punya atasan kayak Pak Taka? Who knows?). Terus tokoh Saschya (Winda Viska) yg pelupa n lemot banget! Dia juga punya ketawa yg khas, yaitu “hihihihi… grook! Hihihihi.. grook!”. Masa yg kayak gitu bisa jadi sekretaris? Aneh tapi ada.

Ada juga pengurus keuangan bernama Pak Hendra Sastrawijaya (M. Ridwan) yg pelitnya ampun2an. Sampe2 uang kantor pun dihemat. Tapi tokoh yg paling suka denger kata ‘gratis’ ini bisa jadi ‘sentilan’ buat para koruptor. Disaat sekarang banyak orang2 yg menghambur2kan uang kantor, Pak Hendra hadir tanpa niat sedikitpun untuk korupsi. Bahkan dia sangat menjaga uang kantor sampe yg mau kasbon pun ga boleh atau uang THR karyawan pun dipotongnya. Tokoh ini juga sering diejek dengan gayanya yg jadul (jaman dulu) dan kesulitannya mencari pasangan sampe2 semua karyawan menjulukinya seorang homo.

Tapi, lain lagi dengan Gusti (Bayu Oktara) yg berbeda 180 derajat dari Pak Hendra. Cowok slengekan satu ini katanya sudah berhasil memacari semua cewek single yg kerja di OKTV. Walaupun sudah punya banyak mantan, tapi kegigihan playboy mungil (I mean, pendek ^_^’) untuk menarik perhatian Saschya patut diacungi jempol. Walau pun berkali2 diamcam Pak Taka yg juga naksir Saschya, dia tetep nekat n keukeuh buat ngejar Saschya.

Kalo untuk para office boy alias Ob, karekternya lumayan natural. Masih ada kok orang polos kayak Sayuti (Adityawarman) yg Jawanya masih medok, atau kayak Susi (Online Mendeng) yg centil. Orang kayak Mail (Daus Separo) yg bawel juga ada. Yang unik itu orang kayak Saodah (Tika Panggabean) yg galak, jutek, gak mau kerja dan kerjanya malakin OB2 yg lain doank (Ada gak yg kayak gityu?).

Selama sekitar 5 bulan terakhir juga OB dilengkapi dengan 3 ‘karyawan’ baru, yaitu Ipul (Reynold Hamzah) yg punya kemiripan dengan personil The Changcuters, yaitu rambut bulatnya. Cleaning Service satu ini punya kebiasaan unik, yaitu menabrak semua barang2 yg dilaluinya saat bekerja. Hasilnya bukan rapi, tapi malah makin berantakan.

Abis itu ada ‘Betty La Fea’ versi Indonesia, yaitu Tari (Felma Panjaitan) yang tergila2 sama Pak Hendra sejak pandangan pertama. gayanya yg juga jadul, membuat dia merasa cocok dengan Pak Hendra. Tapi Tari adalah karyawan yg sangat cerdas sampe2 semua karyawab HRD itu selalu minta dibuatkan tugasnya oleh Tari.

Karyawan baru yg terakhir adalah seorang bule nyasar bernama Kevin (Jan Shulga). Bule yg gak becus2 amat ngomong bahasa Indonesia itu adalah karyawan yg males. Kerjaannya menunda2 tugasnya dengan berbagai alasan dan selalu memamerkan diri bahwa dia sudah pernah bekerja di seluruh dunia. Ni bule juga tergila2 sama Saschya dan akhirnya menjadi rival terberat Gusti.

Terus ada juga karyawan bernama Nanda yg merupakan pemain pendukung. Dulunya sih ada 3, yaitu Bani, Airin, dan dia itu. Tapi Bani dan Airin diganti sama Tari dan Kevin. Dulu2, kerjaan Nanda itu cuma nulis aja, gak pernah ada dialognya. Tapi akhir2nya ada juga dialognya biarpun cuma dikit.

Well, sekarang aku mo nyeritain 2 episode terakhir dari sitkom OB ini…

Cerita kemaren itu adalah kenekatan Gusti untuk melamar Saschya yg kedua kalinya. Setelah yg pertama Saschya salah paham saat Gusti melamarnya. Setelah para OB meyakinkan Gusti dan Saschya, Gusti pun melamar Saschya dengan bantuan Numata. Kata Gusti lagunya Numata, yg judulnya Raja Jatuh Cinta, adalah inspirasinya. Saat Gusti melamar Saschya, Saschya menerima dan mengungkapkan keinginanya untuk punya banyak anak saat menikah nanti. Gusti pun membayangkan bagaimana kalo mereka punya banyak anak, lalu dia ketakutan. Akhirnya Gusti takut, dan batal melamar Saschya.

Saschya kecewa terus nangis gila2an. Dia pergi ke ruangan Pak Taka buat pinjam telepon untuk nelpon papanya yg ada di Amerika. Papanya Saschya memberi saran agar Saschya mengundurkan diri dan menyusulnya ke Amerika. Saschya lalu mengetik surat pengunduran dirinya di komputer Pak Taka. Sementara Gusti dan Kevin berantem hebat di depan ruangan Pak Taka.

Gusti dan Kevin yang berantem di depan ruangan Pak Taka pun mendapat hukuman. Kevin di suruh push up di lobby, sedangkan Gusti, Hendra dan para OB yang tidak bersalah dihukum di ruangan Pak Taka. Saat Pak Taka keluar dari ruangannya, Gusti ngamuk dan menendang pintu ruangan Pak Taka. Padahal pintu itu sedang rusak dan gak bisa dibuka dari dalam. Akhirnya mereka terkurung di dalam ruangan Pak Taka.

Kemudian, Numata masuk ke ruangan HRD untuk mencari Gusti karena berjanji mau nandatanganin CD Numata punya Gusti. Gusti pun berteriak2 kepada Numata biar dibukain pintu. Tapi Numata salah mengira, mereka kira Gusti sedang meeting dengan Pak Taka. Alhasil, mereka masih tetap terkurung.

Saat terkurung di ruangan Pak Taka, mereka teringat kembali semua kenangan saat mereka kerja di OKTV. Mulai dari pengalaman Susi dan Sayuti dari gak suka akhirnya sampai akan menikah, cerita Saodah yg tiap kejebak selalu dalam kondisi kelaparan, cerita mereka saat ketemu artis2, cerita horor di OKTV, sampe cerita cinta di OKTV.

Tiba2 Tari masuk ke ruangan HRD. Pak Hendra lalu berteriak2 memanggil Tari agar dibukain pintu. Tari lalu bertanya kepada Pak Hendra, apa Pak Hendra suka sama dia. Pak Hendra memang suka sama Tari, tapi karena gengsi akhirnya Pak Hendra bilang kalo dia gak suka sama Tari. Lalu tari pergi dan mereka masih terkurung di sana.

Karena kesal, Gusti duduk di kursi Pak Taka. Tanpa sengaja tangannya menyentuh mouse dan surat pengunduran diri Saschya pun terbaca olehnya. Gusti shock dan histeris sejadi2nya. Tiba2 Saschya masuk ruangan HRD untuk mengemasi barang2nya. Saat melihat Gusti dari jendela ruangan Pak Taka, Saschya jadi marah dan pergi sambil membawa barang2nya. Gusti mencoba menelpon ekstension Saschya, namun tanpa sengaja Saschya mencabut teleponnya.

Gusti yg bingung lalu memutuskan untuk terjun dari jendela ruangan Pak Taka untuk mengejar Saschya. Akhirnya Gusti menggunting2 jas milik Pak Taka untuk dijadikan tali buat turun dari lantai 2. Mereka berhasil turun dan Gusti bisa mengejar Saschya. Saat itu Saschya lagi nangis sambil ngelempar batu di kolam OKTV. Melihat Gusti mengejarnya, Saschya langsung pergi. Tapi akhirnya, Gusti berhasil menangkap Saschya. Gusti minta maaf sama Saschya dan melamarnya lagi. Saschya yg emang masih cinta ama Gusti pun nerima Gusti lagi.

Pak Taka yg lg nyari Saschya nemuin tali dari potongan jasnya yg digunting Gusti, Dia marah dan pergi mencari mereka semua. Saat ngeliat Gusti ma Saschya pelukan di depan kolam OKTV, Pak Taka langsung shock dan pergi ke atap OKTV buat teriak2 dan nekat pengen bunuh diri.

Saat Pak Hendra dan Para OB sedang merayakan jadiannya Gusti dan Saschya, Mail ngeliat Pak Taka mau terjun dari atap OKTV. Waktu Mail bilang sama semuanya, mereka cuek saja dan gak peduli ma Pak Taka. Akhirnya, Pak Taka pun terjun dari atap OKTV. Tapi engga tau, mati ato engga.

Well, gitu ceritanya. Katanya sih nanti bakalan ada OB 2. Tapi engga tau kapan. Pengennya sih secepetnya. Soalnya belom puas nonton OB. Masih pengen lagi. Yah mudah2an OB 2 cepet tayang. ^_^’

3 comments on “The Last Episode of Sitkom OB…

  1. suryow
    October 13, 2008

    huhuhuhu…sedih….mo bikin hyperlink? setting aja layoutnya di wordpress, tambahin gadget yang bisa nampilin link di sidebar kiri or kanan….hehehe so tau bed gw (padahal ga pake wordpress) add text juga bisa asal textnya dikasih link (biasanya gambar klip kertas) blogwalkin…. hidup OB…

  2. Benazio
    October 13, 2008

    wah baru tau kalo OB abis! sayang amat kenapa ga terus aja coba hahaa

  3. chyanniech
    October 14, 2008

    maybe, karena episode OB dah terlalu byk,,
    ntr klo tetep diterusin tanpa break dulu,
    ntar org malah bosen,,
    klo ada breaknya kan org pasti jadi penasaran,,
    trus pengen nonton lg,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 10, 2008 by in Another Stories.

My Quot

"Apa makna hidup di bumi? Tak bisa dijawab, harus dijalani. Aku adalah diri sendiri. Bukan kamu, bukan dia, bukan mereka. Aku adalah aku.."

My Facebook

My Twitter

My Profile

%d bloggers like this: