Hanya Sebuah Catatan Kecil

dariku yang bukan siapa-siapa

Tentukan Kebahagianmu dari Awal!

Assalamu’alaikum…

Balik lagi neh… Hehehehehe… Mumpung masih libur, jadi masih bisa posting. OIke, sekarang aku mau posting buat kategori laen. Udah bosen lah baca tentang diriku sendiri teyus? Pasti semuanya pada mikir klo aku tuh narsis. Yang diomongin cuman diriku sendiuri ajah. Hehehehe….

Well, aku punya satu cerita tentang kehidupan. Aku dapat ini dari sdalah satu temen chattingku. She sent this story to my email. Lets check it out!

***

happy_faceSeorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi, percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo. Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi, dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap.

Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil, termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya.

“Saya menyukainya,” katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing.

“Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.”
“Hal itu tidak ada hubungannya,” dia menjawab.
“Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal.”
“Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak, tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku. Aku sudah memutuskan menyukainya.”
“Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur.”
“Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu di tempat tidur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa berfungsi lagi, atau turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian-bagian yang masih berfungsi.”
“Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka, aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan.”
“Hanya untuk kali ini dalam hidupku.”

“Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan di bank.
Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.
Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknya
kebahagiaan di bank kenangan kita.
Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku.
Aku sedang menyimpannya.”

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia :
1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
3. Hiduplah dengan sederhana.
4. Selalu memberi hal baik kepada orang lain, meskipun mereka tidak  menyukai kita.
5. Tidak banyak berharap

***

Untuk aturan kelima, aku ngerasa kurang sreg. Soalnya kalo kita engga berharap, darimana kebahagiaan kita bisa hadir? Emang itu bener, berharap jangan terlalu tinggi. Kalo jatoh, sakit banget, euy! Tapi berharaplah sebanyak yang kamu bisa. Pasti nanti Allah akan menunjukan jalanmu.

Okke?????

Sekian dulu yah!

C u !!!!

2 comments on “Tentukan Kebahagianmu dari Awal!

  1. kenyo
    January 5, 2009

    oke deh ntar gue ga bakal lupa akan 5 aturan itu, makasih chyan… ni gue balik lagi, makasih ya nama gue nemplok di “blog ajah” punya lo, hehehehe…. gimana kalo “blog kenyo” aja, ok? ok deh cakep tuh…. see yaa… thanks a lot

  2. chYan
    January 5, 2009

    hehehe….
    sma2… moga2 ja bisa bermanfaat yah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 2, 2009 by in Pelajaran Hidup.

My Quot

"Apa makna hidup di bumi? Tak bisa dijawab, harus dijalani. Aku adalah diri sendiri. Bukan kamu, bukan dia, bukan mereka. Aku adalah aku.."

My Facebook

My Twitter

My Profile

%d bloggers like this: