Hanya Sebuah Catatan Kecil

dariku yang bukan siapa-siapa

Gadis Belia di Balik Petak Berlapis Kaca

Gerimis,

rinai hujan bagaikan tirai

menyapu menutupi sebuah petak

berlapis kaca

 

Itu,

gerimis bulan Desember

membuat mendung bergayut,

membuat awan menghitam

 

Sosok itu terlihat,

menatap sendu

di balik tirai rinai

memandangi awan

menghitam

 

Akankah,

masa remaja indah

seindah cerita

dalam akhir

dongeng Cinderella?

 

Ataukah,

semua itu kan

penuh liku

dengan ditingkahi sejuta ragu?

 

Ia mencari,

mencari bayangan

yang lari dan harus

ia kejar hingga nanti

 

Merabai,

seluruh sisi penuh duri

yang akan mengirisi

hatinya yang biru

 

Hidup,

bukan papan catur, baginya

yang harus diatur ke mana langkahnya

 

Hidup,

adalah sungai, baginya

mengalir sesuka hatinya

 

Ia,

masih menatap kosong

di balik sebuah petak

berlapis kaca,

dengan tirai gerimis

bulan Desember

 

Ia,

masih bingung

karena usianya

belum seberapa

untuk bisa memahami

jalannya nanti

 

Ia,

sosok seorang gadis belia

mencoba menatap

masa depannya

di balik

sebuah petak

berlapis kaca

Batam, 12 Desember 2007

***

Well, ini puisi lama aku. Puisi ini pernah masuk 10 besar karya terbaik lomba menulis puisi Planet Smansa 4 se-Provinsi Kepri. Karena udah lama banget gak posting dan aku blm punya waktu dan bahan baru untuk ditulis, jadi pajangin puisi aja deh.. hahaha…

Cu…

One comment on “Gadis Belia di Balik Petak Berlapis Kaca

  1. Dinoe
    February 7, 2009

    Bagus puisinya ,salam kenal ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 5, 2009 by in My Aspirations.

My Quot

"Apa makna hidup di bumi? Tak bisa dijawab, harus dijalani. Aku adalah diri sendiri. Bukan kamu, bukan dia, bukan mereka. Aku adalah aku.."

My Facebook

My Twitter

My Profile

%d bloggers like this: