Hanya Sebuah Catatan Kecil

dariku yang bukan siapa-siapa

Nonton Kambing Jantan Yuuukkk!!!

Assalamu’alaikum…

Balik lagi nih… Kangen, udah lebih dari sebulan gak sempet posting. Cos hampir sebulanan ini aku banyak tugas dan sakit. Jadinya ini blog terbengkalai deh… Kasian… >.<

Btw, kemaren sore aku nonton film yang udah lama aku tunggu-tunggu selama ini. Tadinya hari Jum’at kemaren mau nonton, tapi gara-gara sakit, jadinya terpaksa diundur deh. Walau pun diundur, yang penting bisa nonton deh!

Well, kemaren aku nonton Kambing Jantan The Movie : Sebuah Film Pelajar Bodoh. Pada tau gak? Itu loh, film yang diangkat dari kisah-kisah blog KambingJantan-nya Raditya Dika. Sumpah itu film bikin ngakak abis. Walau gag sekeren buku-na, tapi amat sangat menghibur. Sumpah, kocak abisss….

kj-theatrical-1-blog

Filmnya dimulai dengan adegan kelahiran Si Dika yang dibuat amat sangat lebay.. Bagaimana Dika memajang nama kambing pada dirinya sendiri. Ternyata ortunya nyasar di dokter hewan saat kelahiran Dika. Tapi, tentu saja, itu hanya melebay-lebaykan aja. Juga alasan kenapa bokapnya Dika jadi tergila-gila sama celana dalam.

Terus disambung dengan cerita kenapa nama cewenya Dika itu Kebo, alasanya simpel karena Kebo manggil Dika: Kambing. Di situ Dika bilang, “Kalo kita nikah, mungkin anaknya adalah tapir mandul dengan badan landak.” Sumpah, kacau abis…

Adegan yang lucu banged adalah saat keluarga Dika voting kemana Dika akan ngelanjutin skulnya?? Saat itu, ortunya Dika berebut untuk memilihkan jurusan kuliah Dika. Nyokapnya mau di Ostrali ngambil jurusan Finance. Tapi Bokapnya nyuru di UI aja ambil jurusan dokter kandungan. Then, ditengah-tengah voting itu, si Edgar, adeknya Dika, boker dicelana…

Akhirnya, si Dika jadi kuliah di Ostrali. Tepatnya di Adelaide. Alasannya simpel. Karena nama Adelaide itu bagus.. Polos banged dah…

Kepolosan Dika yang lain, adalah gak tau apa itu LDR. LDR yang dimaksud Kebo adalah Longdistance Relationship disalahartikan Dika sebagai Long Dick Reduction (aku juga gak tau artinya apa, tapi yang pasti berhubungan dengan barangnya cowo deh). Sampe2 Ian Kasela memberikan komentar tentang ini… Hahahahaha… Kalo keinget, pasti ketawa abis deh…

Well, akhirnya berangkat juga Dika ke Adelaide dan di sana dia punya teman bernama Harianto. Harianto ini lucu banged.. Ngomong Inggris, tapi logatnya Jawa medok. Cita2nya pengen bikin robot. Sekali diujicobakan, robotnya meledak.

LDR di Adelaide, bikin Dika bingung. Ya iyalah, uangnya pas2an jadi gak bisa sering2 kontak dengan kebo. Setelah gontok2an dikit dengan org India penjaga minimarket, Dika bisa beli kartu telepon buad nelpon Kebo. Adegan nelponya lucu banged. Cuma sebrang2an meja.

Terus Dika punya selingkuhan, namanya Ine. Korban surat cinta Dika waktu SD dan korban ejekan temannya. Ine-lah yang ngasi ide Dika untuk ngebukuin blognya. Tapi, namanya selingkuhan, ya gak bertahan lama. Adegan putusnya Dika dgn Ine diakhiri dengan Dika dilempar garpu yang nancep pas di samping Dika.

Emang agak drama c… Tapi dramanya gak norak gitu. Baguslah. Terus drama yang laen:

Si Kebo ngambek ma Dika, akhirnya Dika subuh2 pulang ke Indonesia cuman pake celana pendek ma jaket doank. Asli kayak gembel gitu (mana ada gembel naek pesawat?). Udah gitu pake acara si Harianto kesasar karena ngikut Dika naek taksi ke erpot. Padahal dia gak bawa uang, cuma bawa2 panci mo minta beras ma Dika. Akhirnya Harianto bisa pulang dengan menumpang truk…

What an awkward film…

Ini film emang komedi abis. Emang sama kacau dengan orangnya. hahahaha… (Maap ya kk Dika). Walau ujung2nya kuliah Dika di Adelaide DO juga. Tapi hidupnya di sana sangat inspiratif. Sampae2 ngamen jadi kambing di Adelaide sana, tapi gak seorang pun mau masukin uang ke kalengnya. Kasian banget. Akhirnya Dika bekerja jadi tukang mandiin mayat bareng Harianto.

Udah gitu, teori substitusi aneh ala Harianto juga lucu banged. Bagaimana mengganti pacar yang jauh dengan benda lain. Dalam hal ini, Dika mengunakan ikan mas bernama Rasty yang kemudian dengan suksesnya nyemplung ke dalam got yang diteriaki dengan histeris oleh Dika.

Hahahaha… Kalo diinget2 rasanya pengen nonton lagi… Tapi apa daya, uang dikantong udah pas2an.. Tunggu DVDnya aja deh… Moga2 keluarnya gak lama.

Satu hal yang bikin aku penasaran, adegan kissing Dika dengan Kebo di Kultur Fest itu beneran gag c????? Ada yang tau???? Trus satu hal lagi, aku gak tahan denger org2 bule itu ngomong bhs. indonesia. Logatnya aneh… Itu beneran kan?????

Well, panjang banged yah ceritaku?? Gag karu2an pula… hahahaha… Well, akhirnya cerita ini ditutup dengan Dika yang udah sukses dengan buku2 komedinya. Walaupun awalnya ditolak karena disangka buku tentang ternak. Akhir bukunya jadi bestseller dan Dika punya uang banyak. hahahahaha….

***

Back to my life… Sekarang TO lagi. Ini udah TO yang ketiga. Nila TO keduaku hancur dengan sukses. Pada turun semua. Yang naek cuman kimia dan B.indonesia. Yang laen jungkir balik dengan sukses… Doakan TO 3 ini bisa lebih bagus… Soalnya UN dah mo deket ne….

C u…

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 11, 2009 by in Another Stories.

My Quot

"Apa makna hidup di bumi? Tak bisa dijawab, harus dijalani. Aku adalah diri sendiri. Bukan kamu, bukan dia, bukan mereka. Aku adalah aku.."

My Facebook

My Twitter

My Profile

%d bloggers like this: