Hanya Sebuah Catatan Kecil

dariku yang bukan siapa-siapa

Mengapa Kita Harus Membaca AlQur’an walau Terkadang Tidak Mengerti Artinya….

Assalamu’alaikum…

Maaf nih dah lama engga posting. Soalnya lagi banyak kegiatan dan my lovely daddy lagi sakit dan harus opname di rumah sakit (mohon do’anya yah untuk kesembuhan Papahku.. :)). Daripada blog ini kosong dan ga ada manfaat, mending aq posting sesuatu aja. Emang repost c… Tapi mungkin ja ada yg belum pernah baca ini…

Ini adalah sebuat cerita penuh hikmah. Seorang Kakek Muslim Amerika hidup di sebuah pertanian di pegunungan bagian timur Kentucky dengan cucu laki2nya. Setiap shubuh sang Kakek selalu bangun awal, duduk di meja dapurnya membaca Al-Quran. Cucunya selalu ingin seperti kakeknya, dan meniru perbuatan kakenya tersebut sebisanya..

Suatu hari sang cucu bertanya, “Kek, aku mencoba membaca Al-Quran seperti kakek, tapi aku tidak mengerti, kalaupun ada yang aku mengerti aku langsung lupa begitu aku menutup Al-Quran. Apa sih manfaat membaca Al-Quran?”

Sang kakek pun berbalik perlahan, menghentikan kerjanya memasukkan batu bara ke tungku dan menjawab. “Ambillah keranjang batu bara ini, dan pergilah ke sungai dan bawakan aku sekeranjang air”

Sang cucu melakukan apa yang diperintahkan kepadanya, tapi semua air tumpah sebelum ia berhasil kembali ke rumah. Sang kakek tersenyum dan berkata “Kamu harus bergerak lebih cepat mengangkut airnya.” Dan menyuruh sang cucu untuk kembali ke sungai mengambil air. Sang cucu pun berusaha lari dengan cepat ketika mengantar air, namun tetap saja airnya tumpah.
Sambil kehabisan nafas, ia pun berkata kepada kakeknya bahwa tidak mungkin mengangkut air dengan keranjang, lalu sang cucu berjalan tuk mengambil ember sebagai ganti keranjang.

Sang kakek berkata, “Aku menginginkan sekeranjang air, bukan seember air. Kau kurang bekerja keras tuk mengambilnya,”  dan si kakek pergi ke pintu tuk melihat si cucu berusaha lagi.

Ketika itu, sang cucu sudah tahu bahwa perbuatannya tidak ada manfaatnya, tapi dia ingin menunjukkan kakeknya bahwa secepat apapun dia lari, air dari keranjang akan tetap tumpah. Dia mengambil air di sungai, lalu berlari cepat ke kakeknya, namun air tetap tumpah sebelum ia sampai ke tempat kakeknya. Maka ia pun berkata, “Lihat kek, gak da manfaatnya kan!”

“Jadi kamu berpikir perbuatanmu tidak ada manfaatnya?”  sang kakek berkata, “Lihatlah keranjangnya”

Sang cucu melihat ke keranjangnya dan untuk pertama kalinya ia sadar bahwa keranjangnya telah berubah. Keranjangnya telah berubah dari keranjang batu bara yang kotor menjadi keranjang yang bersih, luar dalam.

“Cu, itu yang terjadi ketika kau membaca Al-Quran. Kamu mungkin tidak mengerti atau mengingat apa pun, tapi ketika kamu membacanya, kamu akan berubah, luar dalam. Dan itu adalah kuasa Allah atas diri kita”.

Mungkin kita bisa mengambil hikmah dari cerita ini. Mengapa kita harus membaca AlQur’an? Mungkin jawaban termudah adalah untuk  pertanyaan itu adalah : agar kebersihan lahir-bathin kita tetap terjaga. Walau pun kita tidak bisa bahasa Arab dan tidak mengerti arti dari kandungan AlQur’an, bukan berarti kita hanya membacanya saja. Tapi kita juga harus berusaha untuk memahami apa artinya. Terus belajar dan mencoba. Lama kelamaan kita akan bisa mengerti apa makna membaca dan memahami AlQur’an yang sebenarnya…

C u….

2 comments on “Mengapa Kita Harus Membaca AlQur’an walau Terkadang Tidak Mengerti Artinya….

  1. captain Gi
    December 18, 2009

    wah bener tuh…
    sepakat.. seepakat…

    semoga cepet sembuh for ur lovely daddy..

  2. chYan
    December 19, 2009

    makasii bg,,,
    ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 18, 2009 by in Pelajaran Hidup.

My Quot

"Apa makna hidup di bumi? Tak bisa dijawab, harus dijalani. Aku adalah diri sendiri. Bukan kamu, bukan dia, bukan mereka. Aku adalah aku.."

My Facebook

My Twitter

My Profile

%d bloggers like this: